Langkah sederhana memulai bertanam

Ok teman, artikel kali ini akan membahas kiat-kiat untuk memulai berkebun, lebih tepatnya menanam

pohon ataupun bunga. Iya, karena tempat saya gak cukup buat nanem sayur, hehe.
Ada beberapa poin sederhana dalam memulai penanaman, seperti tempat untuk penanaman, memilih pohon atau bunganya, memilih tanah ataupun media tanam, dan cara perawatan. Sebenarnya setiap tanaman atau bunga memiliki kekhususan dalam perawatan maupun cara tanamnya, untuk itu kita bahas yang umum saja.

1. Tempat/Lokasi

Pemilihan tempat untuk penanaman nampaknya bisa diaplikasikan untuk
berbagai tanaman ya? Ternyata saya salah, dulu saya pikir semua tanaman atau bunga bisa hidup walaupun dibawah terik matahari. Memang sih ada yang hidup tapi kebanyakan malah mulai melayu dan wafat deh, hadeeh.
Perlu diketahui bahwa tanaman mempunyai kemampuan/kapasitas sendiri-sendiri dalam mengambil cahaya ataupun panas matahari dan gak boleh kurang atau lebih. Untuk itu, pilihlah lokasi yang cocok seperti dibawah pohon yang rindang yang paparan sinar matahari akan samar-samar diterima. Atau bila mempunyai pekarangan yang luas bisa memakai jaring diatas bangunan agar tanaman gak terlalu banyak terkena sinar matahari. Kalau saya sendiri sih
nanemnya di depan rumah dibawah pohon. Ada juga anggrek yang saya tanam menggantung.

20160203_061309

kebun-pak-tik

2. Memilih tanaman atau bunga

Menyambung poin tadi bahwa tanaman mempunyai kapasitas tersendiri dalam mengambil sinar matahari, untuk itu pilihlah tanaman-tanaman yang umum saja dulu seperti adenium, bunga kertas, kaktus, lili, mawar, mawar tanah, dan sejenisnya yang mudah ditemui hidup disana sini.

20160203_061535

3. Media tanam

Di pot, ditempel, di air, atau langsung ke tanahnya, terserah man bebasss.
Pemilihan media tanam ini sebenarnya sesuai selera kita saja. Berikut beberapa yang sering dipakai:

A. Di pot.

Ini bisa terlihat indah jika penataan dibuat rapi dan bervariasi tapi tetap serasi. Drainase yang lebih terjaga karena ada lubang sekeliling dan bawah pot, bisa dipindah-pindah pula. Baiknya memakai pot tanah liat agar lebih terkesan alaminya.
Tapi perlu diingat bahwa pot rawan lumut, akarnya yang akan terbatasi, dan juga ada usia pemakaiannya.

dscf1305-2

B. Ditanam langsung ke tanah.

Nampaknya ini lebih mudah ya man, karena tinggal lubangi tanah
dan tanam langsung, akarnya pun bebas tumbuh.
Tapi bagaimana kalo ujan gede apalagi nyampe banjir. Kalo tanaman yang baru pasti bakalan ikut anyut kebawa aliran banjir. Ya asalkan daerah teman bebas banjir sih. Di tempat saya pasti banjir kalo ujannya guwede.
Penanaman awal bisa gunakan pembatas batu bata yang mengelilingi tanaman agar aman dari aliran
banjir.

20160203_061438

C. Ditempel.

Walaupun ada berbagai macam tanaman tempel. Mungkin anggreklah yang sering
ditanam tempel kepohon lain. sebenarnya bukan cuman pohon sih, bisa juga media lain
seperti batang kayu yang sudah mati dan juga pada tembok sekalipun asalkan keadaan tetap
terjaga kelembabannya.

552aec5b6ea83436448b4567

4. Tanah.

Lantas bagaimana dengan pemilihan tanah? Dulu saya kira bahwa tanah pasir pun
bisa ditumbuhi berbagai macam tanaman. Ternyata enggak, ya mungkin hanya beberapa jenis rerumputan saja. Bisa lihat tanaman-tanaman disekitar kalian? Dia tumbuh ditanah macam apa? Lha seperti itulah jenis tanahnya. Yang jelas bukan pasir.
Apabila sudah tersedia lahan yang bertanah sesuai, maka cangkullah tanah secara merata, ini supaya tanah menjadi gembur dan tidak sekeras sebelumnya, dan sudah pasti enak juga untuk penanaman nantinya. Bila ada, berikan sekaligus pupuk alami.

06-soilplants

5. Perawatan.

Perawatan pada kebersihan dan kerapihannya bisa dilakukan dengan rajin menilik setiap pagi sore saat penyiraman tanaman, perhatikan kebersihan daun-daun bilamana ada kotoran seperti pasir-pasir yang menempel ataupun lumut yang menempel pada batang, bersihkanlah dengan perlahan. Kemudian rapihkanlah daun-daun yang berjatuhan dibawah tanaman agar tetap terlihat rapi.
Oh ya, untuk penyiramannya dianjurkan pada pagi dan sore hari. Siramlah dengan secukupnya jangan sampai terlalu basah apa lagi banjir. Bisa-bisa malah busuk ntar akarnya.

watering-flowers-flower
Ok teman, itulah sedikit tips atau langkah sederhana memulai menanam secara umum. Ayo bersama-sama kita hijaukan lingkungan kita mulai dari aksi kecil seperti ini. Kritik dan saran sangatlah dinanti.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s